Alphabetical Index
Pemeriksaan HbA1c membantu memantau kadar gula darah jangka panjang dan mendeteksi risiko diabetes. Pelajari arti hasilnya serta bagaimana menjaga kadar HbA1c agar tetap normal.
Pada Selasa, 30 Juli 2024, Heartology Cardiovascular Hospital resmi dibuka dalam acara akbar, yaitu grand opening yang diselenggarakan di Langham Hotel, sebuah hotel bintang lima di kawasan bisnis SCBD, Jakarta Selatan.
Saat terjadi henti jantung, ada beberapa tanda utama yang dapat membantu mengenali kondisi darurat ini. Simak selengkapnya di artikel ini.
Haus terus, sering buang air kecil, atau penglihatan kabur? Itu bisa jadi tanda hiperglikemia. Ketahui tindakan awal yang harus dilakukan dan kapan harus ke dokter.
Hiperlipidemia sering kali tidak bergejala hingga komplikasi muncul. Artikel ini membahas tanda awal yang mungkin terlewat dan bagaimana mengontrol kolesterol untuk mencegah masalah jantung.
Jika tekanan darah sering tinggi tetapi Anda merasa baik-baik saja, kondisi tersebut tetap perlu diperhatikan. Kenali hipertensi primer, faktor yang memengaruhinya, dan langkah aman untuk menjaga jantung sehat dalam jangka panjang.
Memahami hipertensi sekunder membantu pasien mengetahui kapan tekanan darah tinggi membutuhkan evaluasi lebih dalam, terutama bila berkaitan dengan ginjal, hormon, pembuluh darah, sleep apnea, atau penggunaan obat tertentu.
Hipoglikemia dapat menyerang tiba-tiba dan menimbulkan gejala seperti gemetar, keringat dingin, lemas hingga pingsan. Kondisi gula darah rendah ini berbahaya bila terlambat ditangani. Temukan panduan praktis mengenali tanda hipoglikemia dan langkah pertolongan pertamanya.
Laporan Holter dapat menunjukkan variasi dalam detak jantung, seperti percepatan detak jantung saat beraktivitas dan penurunan saat beristirahat. Ini membantu dokter memahami bagaimana jantung Anda bereaksi terhadap berbagai kondisi.
Implantable Cardioverter Defibrillator (ICD) adalah alat medis yang dipasang di dada untuk membantu mengembalikan ritme jantung yang berbahaya menjadi normal sehingga dapat mencegah kematian jantung mendadak pada pasien berisiko tinggi.








