Mitral Valve Replacement (MVR): Tindakan Operasi Penggantian Katup Mitral di Heartology bersama dr. Dicky Aligheri
January 9, 2024
Penanganan Diseksi Aorta di Heartology bersama Dokter Dicky Aligheri
January 15, 2024

Penanganan Transesophageal Echocardiography (TEE) di Heartology Bersama Dokter Dini

Heartology Cardiovascular Hospital - Heartology berkomitmen untuk memberikan pelayanan jantung dan pembuluh darah secara komprehensif yang didukung teknologi mutakhir terkini termasuk penanganan pemeriksaan ekokardiografi sehingga menghasilkan medical outcome terbaik, membantu meningkatkan kualitas dan harapan hidup pasien. Salah satunya adalah Transesophageal Echocardiography (TEE).

Apa itu Transesophageal Echocardiography (TEE)?

Transesophageal Echocardiography (TEE) adalah salah satu jenis prosedur pemeriksaan ekokardiografi yang ada di Heartology Cardiovascular Hospital dengan memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi (ultrasound/ultrasonik) untuk melakukan pencitraan gambar berkualitas tinggi demi menilai struktur dan fungsi jantung.

Transesophageal Echocardiography juga merupakan prosedur pemeriksaan untuk dapat melihat struktur dan fungsi jantung dengan menggunakan probe yang dimasukkan secara hati-hati melalui tenggorokan, dengan bantuan anestesi. Pemeriksaan ini dilakukan pada pasien dengan kelainan umum jantung: katup, pembuluh darah, struktur anatomi, kelainan jantung bawaan atau kelainan jantung lainnya.

Tindakan TEE (Transesophageal echocardiography) Pada Tindakan TEE, untuk melihat struktur anatomi jantung dan mendapatkan gambar yang detail dari jantung serta pembuluh darah yang menuju dan keluar dari jantung dengan lebih jelas tanpa tergangguan gmbaran struktur tulang iga atau paru-paru. Tata cara pelaksanaan TEE (Transesophageal echocardiography)

Prosedur TEE

Dilakukan pemasangan jarum infus, gigi palsu dilepaskan (kecuali yang permanen). Dilakukan pemasangan elektroda EKG pada dada pasien untuk merekam aktivitas listrik jantung pasien selama tindakan. Pemasangan O2 nasal dan saturasi perifer. Pemberian obat bius lokal dengan cara disemprot di daerah tenggorokan untuk membuat kebas dan menekan rangsang muntah. Jika perlu diberikan obat sedasi yang disuntikkan.

Dokter akan memasukkan transducer melalui mulut pasien, melewati tenggorokan sambil meminta pasien untuk menelan, hingga transducer sampai di esofagus. Pemeriksaan pengambilan gambar dilakukan selama 15 - 30 menit. Setelah selesai mengambil gambar, transducer akan dikeluarkan kembali dan infus akan dicabut. Pasien akan diminta puasa sampai dengan 1 (satu) jam setelah tindakan sampai efek obat bius lokal yang diberikan hilang sebelum pasien dapat makan / minum seperti biasa.

Risiko komplikasi yang mungkin terjadi saat pemeriksaan TEE (Transesophageal echocardiography) Rasa tidak nyaman pada daerah mulut dan tenggorokan, sedikit kesulitan untuk menelan sesaat setelah tindakan, karena rasa kebas namun akan menghilang dalam beberapa jam, perdarahan, laserasi mulut, aspirasi, aritmia/gangguan irama, penurunan saturasi O2 walaupun hal tersebut termasuk jarang terjadi.

Heartology Cardiovascular Hospital hadir sebagai pusat layanan jantung dengan tim dokter sub-spesialis yang berpengalaman serta didukung dengan peralatan medis yang lengkap dan mutakhir untuk penanganan diagnostik, intervensi, bedah jantung dan pembuluh darah, serta aritmia.

Filosofi “Advanced. Uncompromised” merupakan komitmen Heartology dalam menyediakan layanan kardiovaskular terbaik untuk semua usia baik dewasa maupun bayi/anak, berbasis teknologi mutakhir dan tim dokter berpengalaman yang memberikan layanan paripurna. (RF)