Keranjang
Pos-pos Terbaru
Komentar Terbaru
Nyeri kaki yang berulang, jari tangan atau kaki sering dingin, dan luka kecil yang tidak kunjung membaik dapat menjadi tanda gangguan pembuluh darah. Kenali Penyakit Buerger lebih dini, terutama bila Anda merokok.
Orang tua tidak perlu langsung panik, tetapi perlu lebih waspada. Kenali gejala Penyakit Kawasaki, risiko pada jantung anak, serta pemeriksaan yang mungkin diperlukan untuk menilai kondisi anak.
Diare kronis, kram perut, dan BAB berdarah tidak selalu terjadi karena salah makan. Pada sebagian orang, keluhan ini bisa berkaitan dengan penyakit Crohn, salah satu jenis penyakit radang usus kronis.
Pada sebagian kondisi, penyakit autoimun dapat berkaitan dengan jantung atau pembuluh darah. Jika keluhan disertai nyeri dada, sesak napas, jantung berdebar, atau pembengkakan tungkai, evaluasi medis dapat membantu memastikan penyebabnya.
Dengan pola makan yang baik, kita bisa menghindari obesitas yang merupakan faktor risiko untuk banyak penyakit kronis lainnya.
Endovenous Laser Treatment (EVLT) telah menjadi salah satu pilihan utama dalam mengobati varises, dan memiliki berbagai keunggulan dibandingkan metode perawatan lain.
Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2022, prevalensi penyakit kardiomiopati di Indonesia diperkirakan sekitar 0,6% dari total populasi. Hal ini berarti terdapat sekitar 1,6 juta orang Indonesia yang menderita penyakit ini.
Diseksi aorta sering kali disalahartikan sebagai serangan jantung atau stroke karena gejalanya yang mirip, seperti nyeri dada yang tiba-tiba dan parah. Namun, ada perbedaan mendasar antara ketiganya.
Dengan pola makan yang baik, kita bisa menghindari obesitas yang merupakan faktor risiko untuk banyak penyakit kronis lainnya.
Endovenous Laser Treatment (EVLT) telah menjadi salah satu pilihan utama dalam mengobati varises, dan memiliki berbagai keunggulan dibandingkan metode perawatan lain.
Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2022, prevalensi penyakit kardiomiopati di Indonesia diperkirakan sekitar 0,6% dari total populasi. Hal ini berarti terdapat sekitar 1,6 juta orang Indonesia yang menderita penyakit ini.
Diseksi aorta sering kali disalahartikan sebagai serangan jantung atau stroke karena gejalanya yang mirip, seperti nyeri dada yang tiba-tiba dan parah. Namun, ada perbedaan mendasar antara ketiganya.








