Keunggulan Tindakan TEVAR oleh dr. Suko di Heartology, Penanganan Aneurisma secara Minimal Invasif

Heartology Cardiovascular Hospital – Prosedur TEVAR di Heartology Cardiovascular Hospital menjadi pilihan utama untuk mengatasi masalah pada aorta, dengan pertimbangan risiko lebih kecil bila dibandingkan dengan prosedur bedah terbuka secara konvensional. Setiap pasien yang menjalani tindakan TEVAR dapat pulih dengan cepat tanpa luka operasi bedah jantung pada umumnya. Pasien bahkan bisa langsung kembali beraktivitas sepulang dari rumah sakit. Thoracic endovascular aortic repair (TEVAR) adalah prosedur minimal invasif  untuk menangani berbagai  kelainan aorta, salah satunya aneurisma pada aorta torakalis. Aneurisma terjadi ketika dinding aorta melemah dan melebar atau menggembung seperti balon. Tekanan darah yang melewati pembuluh nadi yang lemah ini bisa membuatnya robek hingga dapat mengancam jiwa pasien  karena dapat terjadi perdarahan. TEVAR juga bisa menjadi metode non-bedah untuk menangani diseksi aorta (terpisahnya lapisan aorta), stenosis (penyempitan aorta), dan transeksi (luka pada aorta karena trauma atau kecelakaan).

Kelainan Pembuluh Darah yang Memerlukan TEVAR (Thoracic Endovascular Aortic Repair)

TEVAR sering dipakai untuk menangani aneurisma aorta. Berdasarkan penelitian para ahli jantung dan pembuluh darah, terdapat sejumlah faktor yang dicurigai sebagai pemicu kelainan aneurisma tersebut, antara lain:
  • Aterosklerosis (arteri yang mengeras/menyempit karena tumpukan lemak)
  • Vaskulitis (peradangan arteri)
  • Infeksi pada aorta
  • Trauma luka pada aorta
Faktor risiko tersebut meningkat pada penderita hipertensi, perokok, usia lanjut, dan gaya hidup tidak sehat. Ada pula faktor keturunan dan sindrom tertentu yang bisa menyebabkan aneurisma aorta. Gejala aneurisma aorta torakalis termasuk:
  • Nyeri pada dada atau punggung
  • Sesak napas saat beraktivitas
  • Sering batuk-batuk
  • Suara terdengar serak
  • Mudah lelah

Prosedur TEVAR

Prosedur TEVAR mencakup pemeriksaan diagnostik invasif dengan kateter untuk mengakses lokasi aneurisma dan melakukan tindakan intervensi dengan intervensi minimal. Langkah-langkahnya antara lain:
  • Prosedur anestesi, lokal ataupun umum
  • Dokter membuat sayatan kecil pada pangkal paha
  • Dari sayatan itu, dokter memasukkan alat medis dan mengarahkannya melewati arteri ke lokasi aneurisma dengan bantuan X-Ray
  • Dokter memastikan lokasi aneurisma dengan memasukkan cairan kontras agar aorta yang butuh penanganan lebih jelas terlihat
  • Dengan panduan dari X-Ray, dokter memasang stent graft pada aorta yang mengalami masalah
  • Dokter melakukan evaluasi area aorta untuk mengecek apakah ada kebocoran sebelum mengakhiri tindakan
Heartology Cardiovascular Hospital hadir sebagai pusat layanan jantung dengan tim dokter sub-spesialis yang berpengalaman serta didukung dengan peralatan medis yang lengkap dan mutakhir untuk penanganan diagnostik, intervensi, bedah jantung dan pembuluh darah, serta aritmia. Filosofi “Advanced. Uncompromised” merupakan komitmen Heartology dalam menyediakan layanan kardiovaskular terbaik untuk semua usia baik dewasa maupun bayi/anak, berbasis teknologi mutakhir dan tim dokter berpengalaman yang memberikan layanan paripurna. (RF) Tim Dokter:
Jika Anda memiliki masalah kesehatan terkait dengan penjelasan pada artikel ini, segera konsultasi ke dokter spesialis jantung, silahkan daftar di sini Alamat: Heartology Cardiovascular Hospital Jl. Birah III No.4 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, 12180 Ditinjau oleh: dr. Harmeni Wijaya, MD Marketing Director Heartology Cardiovascular Hospital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *