Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit Jantung Bawaan (PJB) atau Congenital Heart Disease (CHD) adalah penyakit jantung yang telah ada sejak lahir akibat pembentukan jantung yang tidak sempurna pada fase awal perkembangan janin di dalam kandungan. Dilaporkan angka kejadiannya sekitar 8 bayi dari 1.000 kelahiran hidup dan 30 % di antaranya telah menunjukkan gejala pada awal mingguminggu pertama kehidupan. PJB mengakibatkan gangguan aliran darah di dalam ruang jantung sehingga darah yang dipompa tidak mencukupi kebutuhan tubuh. Hal ini dapat disebabkan oleh gangguan pada katup, ruang jantung, septum (dinding penyekat antar ruang jantung), atau pembuluh darah dari dan ke jantung. Gangguan aliran darah ini akan menimbulkan keluhan dan gejala pada penderitanya.

JENIS PJB

PJB dengan Kelainan pada Katup

​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​Kondisi ini disebabkan oleh tidak berfungsinya katup akibat kelemahan atau tertutupnya katup jantung sejak lahir.

PJB dengan Kelainan pada Dinding Jantung

Kelainan pada dinding pembatas bilik dan serambi jantung yang akan menyebabkan gangguan pemompaan jantung dan berkumpulnya darah pada bagian yang tidak seharusnya.

PJB dengan Kelainan pada Pembuluh Darah

Kelainan ini terjadi pada pembuluh darah arteri dan vena dari dan ke jantung yang menyebabkan hambatan pada aliran darah dari dan menuju jantung.

Selain tiga kategori di atas, PJB juga dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

  • Sianotik (biru), yang menyebabkan rendahnya kadar oksigen dalam darah, ditandai dengan semburat biru di kulit serta kesulitan bernapas;
  • Asianotik (tidak biru), umumnya tidak mengalami kondisi tersebut.

 

PEMERIKSAAN LANJUTAN

  • Ekokardiografi (USG jantung): untuk melihat anatomi dan kelainan yang ada pada rongga dan dinding serambi serta bilik jantung, sekat serambi dan bilik jantung, katup-katup jantung, dan pembuluh darah baik yang masuk kedalam jantung maupun yang keluar dari jantung. Adanya lubang pada sekat jantung atau penyempitan dan kebocoran katup dapat terdeteksi dengan jelas;
  • Test Treadmill (uji latih jantung dengan beban): untuk menilai secara obyektif kemampuan fisik, ada tidaknya gangguan pada otot jantung dan ada tidaknya gangguan irama jantung yang timbul saat aktivitas fisik;
  • Multi-sliced Computed Tomography (MSCT) scan jantung dan pembuluh darah: untuk melihat kelainan jantung yang tidak tervisualisasi dengan pemeriksaan ekokardiografi;
  • Magnetic Resonance Imaging (MRI): pemeriksaan tanpa paparan radiasi untuk melihat atau menilai anatomi jantung dan fungsi pompa jantung;
  • Kateterisasi jantung dan Angiografi: merupakan pemeriksaan invasif dengan cara memasukan kateter ke dalam jantung dan pembuluh darah untuk melengkapi diagnosis yang tidak atau belum terdeteksi oleh pemeriksaan-pemeriksaan di atas, mengukur tekanan dalam rongga-rongga jantung dan pembuluh darah serta mengukur tahanan pembuluh darah paru. Juga dilakukan saat akan dilakukan tindakan non bedah, misalnya penutupan lubang di sekat jantung.

 

PENANGANAN

Penanganan PJB dapat dilakukan dengan bedah atau non bedah. Pada beberapa jenis PJB yang kompleks, mungkin tindakan bedah harus dilakukan beberapa tahap. Saat ini metode pilihan utama non bedah untuk menangani penyakit jantung bawaan tertentu adalah prosedur intervensi menggunakan kateter. Namun tidak semua dapat diatasi dengan intervensi non bedah. Jenis yang kompleks tetap memerlukan pembedahan. Seiring kemajuan medis, saat ini beberapa PJB dapat ditangani tanpa pembedahan. Intervensi kateter Zero Fluoroscopy (tanpa radiasi) merupakan teknik mutakhir penanganan PJB tanpa radiasi dan pembedahan. Diketahui radiasi dapat menimbulkan efek jangka panjang baik untuk pasien maupun dokter dan tim laboratorium kateterisasi. Prosedur ini menggunakan bantuan imaging murni dari ekokardiografi, tanpa menggunakan sinar radiasi.
Keuntungan Zero Fluoroscopy adalah di mana intervensi dilakukan tanpa radiasi. Sementara keuntungan intervensi non bedah adalah hari perawatan singkat, penggunaan anestesi dan obat-obatan lebih sedikit, bekas luka sayatan sangat kecil, serta biaya lebih efektif.