12 Oct 2021

Pembuluh Darah Aorta Robek Bisa Sebabkan Serangan Jantung hingga Stroke

Pembuluh darah aorta adalah pembuluh darah arteri terbesar di dalam tubuh yang berfungsi mengalirkan darah yang kaya akan oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. Saat kondisi pembuluh darah aorta robek, dapat menyebabkan dampak yang serius bahkan kematian. Kondisi ini dinamakan diseksi aorta.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Heartology Cardiovascular Center, dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K) menjelaskan ada dua jenis diseksi aorta. Diseksi aorta tipe A dengan robekan di aorta atas dan tipe B dengan robekan di aorta bawah. Umumnya pasien akan mengeluhkan nyeri di bagian dada. “Pertama kali yang dikeluhkan adalah nyeri dada, bisa juga nyeri punggung. Kalau diukur skala 1-10, maka dari mulai sakit hingga dalam waktu singkat skalanya bisa langsung sampai 10,’’ tambah dr. Suko.

Apabila penyumbatan terjadi di arteri yang memasok darah ke otot jantung, maka akan menyebabkan serangan jantung. Selain itu diseksi aorta menyebabkan pendarahan di rongga paru, stroke, koma, spinal cold injury sehingga menyebabkan kelumpuhan. Beberapa penyebab dan faktor risiko terjadinya diseksi aorta adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi, kelainan jantung bawaan, penyakit genetic, cedera pada dada, hingga merokok.

dr. Suko menambahkan, apabila ada keluarga atau kerabat yang kemudian mengalami nyeri dada berat tetapi tidak jelas diagnosanya, maka waspadai kalau itu diseksi aorta. Segeralah periksakan diri ke dokter spesialis jantung untuk mendapatkan diagnosa yang tepat. Sebagai rumah sakit jantung yang difasilitasi oleh teknologi-teknologi mutakhir, Heartology memiliki Diagnostic Center serta Aortic Center sebagai bagian dari 5 Center of Exellence dan mampu menangani kasus-kasus serta tindakan kompleks seperti penanganan diseksi aorta.

Sumber: www.inews.id

KEMBALI KE HALAMAN BERITA