Ablasi Aritmia

PEMASANGAN TERAPI RESINKRONISASI JANTUNG

Pemasangan Terapi Resinkronisasi Jantung (TRJ) merupakan solusi bagi masalah gagal jantung tingkat lanjut, ketika terapi jantung konvensional tidak lagi efektif.

Dirancang khusus untuk mengatasi keterlambatan kontraksi bilik jantung, TRJ berfungsi untuk memperbaiki fungsi pompa jantung di bilik kiri dan kanan agar memompa secara bersama-sama (sinkron) dengan mengirimkan gelombang-gelombang listrik kecil melalui kabel-pacu (lead)

  • Terapi Resinkronisasi Jantung telah terbukti meningkatkan kualitas hidup dan harapan hidup pasien gagal jantung, meningkatkan kemampuan untuk beraktivitas, serta membantu menurunkan perawatan di rumah sakit.

PENTING! YANG BOLEH DAN TIDAK BOLEH DILAKUKAN

pasien setelah melakukan pemasangan alat pacu jantung :

DO ;

  • Membawa kartu tanda pengenal pernah melakukan pemasangan alat pacu jantung.
  • Memberitahu petugas keamanan tentang alat pacu jantung yang dipakai sebelum melewati alat pendeteksi logam/ alat skrining keamanan.
  • Waspada gangguan alat pacu jantung oleh medan magnet.
  • Wajib memberitahu dokter bedah tentang adanya alat pacu jantung sebelum tindakan operasi apapun

 

DON’T ;

  • Tidak boleh menjalani pemeriksaan MRI
  • Kecuali bila Anda menggunakan alat pacu jantung yang sesuai dengan MRI.
  • Melindungi alat pacu jantung ketika melakukan aktivitas fifsik
  • Hindari mengantongi telepon seluler di saku yang dekat dengan letak alat pacu jantung.
  • Menghindari daerah yang bertegangan tinggi, pemancar televisi, kabel bertekanan tinggi, dan instalasi radar.

 

RISIKO KOMPLIKASI PEMASANGAN ALAT PACU JANTUNG

TPemasangan alat pacu jantung merupakan tindakan yang sangat aman. Terlebih jika dilakukan oleh dokter jantung yang berpengalaman. Namun seperti tindakan operasi lainnya, ada beberapa risiko komplikasi yang mungkin terjadi di antaranya:

  • Pendarahan
  • Infeksi
  • Udara dalam rongga dada (Pneumotoraks)
  • Pergeseran kabel-pacu
BACK TO ABLASI ARITMIA