TAHUKAH ANDA?

Penyakit jantung koroner merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia karena 15 dari 1000 orang atau sekitar 2.784.064 orang di Indonesia menderita penyakit jantung. Gejala yang tidak khas dan cenderung disepelekan membuat penyakit ini menjadi “silent killer” terbanyak pada usia muda antara 30-50 tahun.

Segera periksakan kondisi Anda di RS Heartology Cardiovascular dengan tim dokter spesialis jantung kami.

Apabila Anda mengalami rasa tidak nyaman maupun nyeri pada bagian dada, atau bila Anda curiga terkena serangan jantung, segera periksakan diri Anda.

Apa itu Serangan Jantung?

Serangan jantung (heart attack/ myocardial infarction) merupakan kondisi kegawatan jantung yang terjadi akibat tersumbatnya pembuluh koroner secara mendadak yang menyebabkan terhentinya aliran darah ke otot jantung 

Apa yang Terjadi Pada Serangan Jantung?

Kondisi ini diawali dengan adanya pembentukan plak yang disebabkan oleh berbagai faktor risiko seperti merokok, tingginya kolesterol, diabetes, hipertensi dan sebagainya. Proses pembentukan plak ini terjadi sejak dekade serankedua kehidupan dan disebut sebagai proses  aterosklerosis. Proses ini berlangsung selama bertahun- tahun.  

Apabila plak mengalami robekan mendadak, akan merangsang terbentuknya bekuan darah di sekitar area robekan, yang menghambat aliran darah ke otot jantung. Terhentinya suplai darah dapat mengakibatkan kerusakan sel-sel otot jantung, yang menyebabkan terganggunya fungsi pompa jantung serta gangguan irama jantung (aritmia) yang berpotensi menyebabkan kematian.  

APAKAH ANDA MEMILIKI GEJALA SEPERTI INI?

  • Sesak Nafas
  • Nyeri ulu hati
  • Keringat dingin
  • Mual muntah
  • Gangguan irama jantung (artimia)
  • Pingsan atau hampir pingsan

Gagal Jantung

Ketidakmampuan jantung memompa cukup darah ke seluruh tubuh. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan cairan di paru-paru, kesulitan bernapas, dan pembengkakan pada kaki, hati, atau perut.

Serangan Jantung

Plak lemak di salah satu arteri koroner yang pecah dapat menyebabkan pembentukan gumpalan darah. Ini bisa menghalangi aliran darah yang dibutuhkan ke jantung. Akibatnya, terjadilah serangan jantung.

Kematian Mendadak

Jika aliran darah arteri koroner ke jantung tersumbat parah dan tidak dipulihkan, ini dapat menyebabkan kematian mendadak. Kemungkinan kondisi diatas dapat kita hindari, apabila gejala dan keluhan Anda, dapat teratasi sedini mungkin

Detak Jantung Tidak Normal

Detak jantung yang tidak normal disebut aritmia, karena ada gangguan listrik jantung Bradikardia, detak jantung yang lambat. Takikardia, detak jantung yang cepat. Fibrilasi atrium, ritme yang kacau dan tidak teratur di ruang atas jantung (atrium). Fibrilasi atrium, menyebabkan jantung menjadi tidak efektif dalam memompa darah keluar dari atrium ke ruang bawah jantung (ventrikel) dan ke bagian lain dari tubuh untuk sirkulasi. Seiring waktu, fibrilasi atrium dapat menyebabkan stroke iskemik atau gagal jantung.

Contoh kondisi sebelum dan sesudah pemasangan Ring Jantung

Contoh pembuluh darah yang memiliki sumbatan 90-99% sehingga darah tersumbat atau tidak dapat mengalir dengan lancar, dan juga contoh pembuluh darah setelah di pasang ring, terlihat jelas perbedaan sebelum dan sesudah di lakukannya pemasangan ring jantung. Dengan adanya ring, sumbatan akan menjadi terbuka dan dapat mengalirkan darah dengan lancar sampai ke ujung pembuluh darahnya

SebelumSesudah
PAKET KATETER & PASANG RING JANTUNG

Kateterisasi jantung merupakan tindakan minimal invasive menggunakan sinar X-ray dengan memasukkan kateter melalui pembuluh darah jantung dan pembuluh darah koroner untuk mendeteksi adanya penyempitan atau penyumbatan pada

pembuluh darah jantung (arteri koroner), proses ini hanya membutuhkan waktu 15-30 menit jika tidak ada faktor penyulit.

Lalu berapa sih biaya yang di perlukan untuk paket kateter? Tanya Harga Paket Kateter & Pasang Ring Jantung disini

Manfaat Pemasangan Ring Jantung
  • Ring jantung terbuat dari baja tahan karat atau campuran platinum kromium kobalt berbentuk tabung kecil seperti jaring kawat atau jala. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah ahli intervensi di Heartology Cardiovascular Center biasanya akan menempatkan ring secara permanen di dalam pembuluh darah koroner yang bermasalah, untuk memastikan aliran dalam pembuluh darah tetap lancar. Umumnya, terdapat lapisan obat pada ring jantung yang berfungsi untuk mencegah terbentuknya jaringan parut dan gumpalan darah (thrombus) pada pembuluh darah.

    Pasang ring jantung berfungsi untuk melancarkan aliran darah dan oksigen dengan cara memperbesar rongga pembuluh darah yang mengalami penyempitan atau penyumbatan. Perlu diketahui, pemasangan ring jantung tidak dilakukan pada semua pasien dengan penyakit jantung coroner, hanya mereka yang memiliki indikasi medis saja.

    Sebelum dilakukan tindakan, dokter akan melakukan pemeriksaan secara detail terhadap pembuluh darah yang bermasalah untuk menentukan apakah kondisi pasien membutuhkan pemasangan ring jantung atau tidak. Adapun pemasangan ring jantung dapat menjadi pilihan pengobatan pada kondisi:

    • Pasien dengan keluhan nyeri dada (angina) yang semakin bertambah parah
    • Pasien yang mengalami serangan jantung parah yang berakibat kerusakan fungsi jantung.
    • Pasien yang masih mengalami masalah pada jantung setelah gagal dengan berbagai pengobatan dan gaya hidup sehat

Penanganan sumbatan pada pembuluh darah dengan teknology Rotablator di Heartology

Rotablator jantung adalah alat medis untuk mengikis plak pada pembuluh darah jantung yang mengeras akibat kalsifikasi sehingga mengakibatkan lumen pembuluh darah menyempit dan sulit untuk dilakukan pemasangan ring atau stent biasa.

Ahli Rotablasi atau Rotablator jantung (rotational atherectomy) di Heartology, Dr. dr. Dafsah Arifa Juzar, Sp.JP (K) menjelaskan, terapi dengan Rotablator ini disarankan untuk pasien dengan jenis sumbatan yang tidak lagi bisa diatasi dengan teknik konvensional (balon dan stent), sehingga terapi dengan Rotablator dilakukan untuk mengikis sumbatan di pembuluh darah koroner, kemudian baru dimasukkan stent untuk membuka dan mengembalikan aliran darah normal ke jantung.

Mengapa Memerlukan Rotablator Jantung

Kita mengetahui bahwa penyebab penyakit jantung koroner adalah ateroklerosis yang menumpuk pada dinding pembuluh darah arteri jantung. Hal ini mengakibatkan suplai darah dan oksigen ke otot jantung berkurang, sehingga menyebabkan gangguan fungsi maupun kerusakan otot jantung. Kemungkinan terburuknya adalah terjadinya serangan jantung dan dapat menyebabkan kematian.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Heartology Cardiovascular Hospital yang sangat ahli dalam prosedur Intervensi Koroner Perkutan (Percutaneous Coronary Intervention/ PCI) dimana prosedur ini dilakukan dengan memasukan stent/ring menggunakan kateter dari pembuluh darah di pergelangan tangan atau pangkal paha menuju jantung. Stent/ring akan mengembang menggunakan balon guna menopang pembuluh darah yang tersumbat. 

TIM DOKTER SPESIALIS