Penting untuk Anda pahami!!

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Perlu Anda ketahui
Penyakit Arteri Perifer

Penyakit Arteri Perifer atau biasa juga disebut Peripheral Artery Disease (PAD) merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang berbahaya. Penyakit ini terjadi ketika adanya penyempitan pada pembuluh darah sehingga mengurangi aliran darah dari jantung ke tungkai.  Akibatnya, muncul beberapa gejala, yang paling sering terjadi adalah nyeri pada kaki saat berjalan. Pada kondisi yang lebih berat penyakit ini bisa menghambat penyembuhan luka sehingga bisa menyebabkan kematian jaringan tungkai dengan risiko amputasi.

Meski jarang terjadi, penyakit arteri perifer juga dapat disebabkan oleh kondisi berikut:

  • Cedera pada tungkai
  • Peradangan di pembuluh darah arteri
  • Kelainan pada bentuk otot atau ligamen
  • Paparan radiasi

Faktor risiko penyakit arteri perifer

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit arteri perifer, yaitu:

  • Diabetes
  • olesterol tinggi
  • Usia di atas 50 tahun
  • Kebiasaan merokok
  • Berat badan berlebih (obesitas)
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Penyakit dengan kadar homosistein tinggi (hyperhomocysteinemia)
  • Riwayat penyakit arteri perifer, penyakit jantung koroner, atau stroke pada keluarga

Penanganan Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty (PTCA)

Prosedur non-bedah yang dilakukan dengan memperluas arteri koroner

Angioplasti koroner transluminal perkutan (PTCA) juga dikenal sebagai angioplasti jantung. Ini adalah jenis intervensi koroner perkutan (PCI), atau prosedur invasif minimal, untuk melancarkan arteri yang tersumbat. Prosedur ini membuka arteri jantung yang menyempit atau tersumbat akibat penumpukan lemak (plak). Proses ini memulihkan aliran darah ke otot jantung.

Penanganan Aneurisma Aorta

Penanganan penggelembungan pada pembuluh darah aorta.

Perlu Anda ketahui
Apa itu Aneurisma Aorta?

Aneurisma aorta adalah kondisi ketika adanya benjolan seperti balon yang biasanya terjadi akibat melemahnya otot-otot pada dinding aorta.

Aorta adalah pembuluh darah paling utama dan paling besar pada tubuh manusia. Fungsinya untuk mendistribusikan darah dengan kandungan oksigen dari jantung ke semua bagian tubuh.

Aorta mempunyai dinding tebal sehingga dapat mempertahankan bentuknya meski tekanan darah pada bagian dalamnya terbilang tinggi.
Dinding ini sebenarnya kuat dan tebal. Akan tetapi, pada kondisi ini, dinding menjadi lemah sehingga tidak mampu menahan tekanan darah.

Penyebab Aneurisma Aorta

Hal yang menjadi penyebab aneurisma aorta adalah melemahnya salah satu bagian dari pembuluh darah, sehingga terjadi benjolan yang berisiko untuk pecah sewaktu-waktu. Penyebab pasti dari melemahnya pembuluh darah ini dapat berbeda-beda pada setiap pengidap, mulai dari penyakit pembuluh darah, cedera, hingga kondisi yang belum pasti.

Kondisi ini terbagi menjadi 2  jenis, yaitu:

Aneurisma aorta torakalis

Aneurisma aorta torakalis terjadi pada sepanjang aorta bagian dada. Tipe aneurisma ini lebih jarang. Kondisi ini biasanya terkait gen atau dapat terjadi pada orang yang lahir dengan kondisi katup aorta bikuspid, sindrom marfan, dan sindrom Loeys-Dietz. Penyebab lain yang dapat menyebabkan timbulnya aneurisma aorta ini adalah tekanan darah tinggi, infeksi, aterosklerosis, kolesterol tinggi, dan trauma.

Aneurisma aorta abdominalis

Aneurisma aorta abdominalis terjadi pada sepanjang aorta bagian perut. Tipe aneurisma ini merupakan kasus yang paling umum, sekitar ¾ kasus.

Penyebab dari aneurisma aorta abdominalis masih belum pasti, tetapi kemungkinan ada hubungannya dengan aterosklerosis, merokok, tekanan darah tinggi, dan genetik.