Waspada! Gejala Serangan Jantung pada Wanita
Juni 22, 2023
Peran Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Juni 23, 2023

Efek Samping Pasang Ring Jantung yang Perlu Diwaspadai

Heartology Cardiovascular Hospital - Pemasangan ring jantung merupakan salah satu upaya penanganan untuk mengatasi pembuluh darah jantung yang tersumbat. Pasca menjalani prosedur ini, ada efek samping pasang ring jantung yang harus diwaspadai.

Pasang ring jantung biasanya dilakukan kepada pasien yang mengidap penyakit jantung koroner. Ring dipasang dengan tujuan untuk memaksimalkan fungsi jantung.

Setelah operasi ini, dokter akan memberikan instruksi tentang hal yang harus dilakukan dan dihindari untuk mengantisipasi efek samping setelah pasang ring jantung. Simak selengkapnya di bawah ini!

Ini Efek Samping Pemasangannya yang Perlu Diketahui

Biasanya efek samping pasang ring jantung merupakan hal yang tidak perlu dikhawatirkan karena cenderung ringan dan dapat disembuhkan dengan mudah. Berikut ini beberapa efek sampingnya:

1. Infeksi

Ada kemungkinan untuk timbul risiko infeksi luka, infeksi paru-paru, infeksi kandung kemih, dan infeksi katup jantung (endokarditis) karena pemasangan ring, meskipun kecil. Antibiotik dapat diberikan untuk mengurangi risiko ini.

2. Perdarahan

Pemasangan ring akan melancarkan aliran darah yang keluar masuk jantung, tapi dibutuhkan dokter yang sangat ahli agar tidak terjadi perdarahan berlebih.

3. Pembekuan darah 

Risiko ini lebih mungkin terjadi apabila Anda pernah menjalani penggantian mekanis. Untuk mengatasinya, Anda akan diberi obat antikoagulan sejak awal apabila dokter curiga bahwa Anda berisiko mengalami pembekuan darah pasca operasi.

4. Stroke atau serangan iskemik transien (TIA)

Selain itu, pasang ring juga dapat meningkatkan risiko terkena stroke atau serangan iskemik transien. Hal ini ditandai dengan tersumbatnya suplai darah dari jantung ke otak.

5. Ring yang dipasang dapat aus

Risiko atau efek samping ini lebih mungkin terjadi kepada pasien yang sudah lama melakukan pemasangan ring. Setelah sekian lama, ring memang bisa menjadi aus. 

Jika begitu, Anda harus mengganti ring lama dengan ring yang baru.

6. Detak jantung tidak teratur (aritmia)

Risiko ini dapat terjadi pada pasien pasca pemasangan ring jantung dan biasanya akan terjadi seiring waktu. Saat ini sudah banyak pemeriksaan deteksi dan penanganan aritmia setelah tindakan pasang ring.

7. Masalah ginjal

Pada 5 persen pasien, fungsi ginjal dapat mengalami gangguan selama beberapa hari pertama pasca pemasangan ring. Dalam beberapa kasus, mungkin dibutuhkan dialisis sementara.

Tapi risiko sakit ginjal ini jauh lebih rendah dibandingkan risiko membiarkan penyakit jantung yang dapat berakibat fatal. Sehingga, meski masalah ginjal menjadi salah satu efek samping setelah pasang ring jantung, tapi tindakan ini harus tetap dilakukan.

Fungsi Pemasangan Ring Jantung

Pasang ring jantung merupakan alternatif pengobatan yang efektif bagi pengidap jantung koroner. Fungsinya yaitu untuk melancarkan aliran darah dan oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. 

Pasang Ring jantung dipasang untuk meningkatkan kualitas hidup pengidap penyakit jantung koroner, apalagi jika sudah parah. Selain itu, prosedur ini mungkin dilakukan untuk pasien serangan jantung. 

Tapi, tindakan ini bukan berarti penyakit jantung akan sembuh total dan tidak akan kambuh kembali. Diperlukan komitmen untuk mengubah gaya hidup agar bisa pulih dari penyakit jantung

Heartology dilengkapi dengan adanya Tim Dokter Spesialias dan bedah Kardiothoraksik yang berpengalaman dan terlatih. Teknologi Canggih, dengan peralatan yang tersedia, sesuai dengan perkembangan teknologi pengobatan jantung terkini.

Penanganan Optimal, Mengusung pelayanan “Patient Centered Care”, yang mengutamakan kebutuhan dan keinginan pasien. Lokasi Strategis, Berada di pusat kota Jakarta yang mudah diakses dari berbagai penjuru dan transportasi.

Heartology Cardiovascular Hospital hadir sebagai pusat layanan jantung dengan tim dokter sub-spesialis yang berpengalaman dan didukung oleh peralatan medis yang lengkap dan mutakhir untuk penanganan diagnostik, intervensi, bedah jantung dan pembuluh darah, hingga aritmia. (RF)