{"id":6088,"date":"2024-06-08T10:30:00","date_gmt":"2024-06-08T03:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/?post_type=content&#038;p=6088"},"modified":"2025-12-01T13:56:15","modified_gmt":"2025-12-01T06:56:15","slug":"perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung","status":"publish","type":"content","link":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/","title":{"rendered":"Perbedaan Masuk Angin, Angin Duduk, dan Serangan Jantung yang Perlu Anda Ketahui"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"gt-secondary-font\" style=\"font-size:1.25rem\">Masuk angin, angin duduk, dan serangan jantung tidak sama. Meskipun mempunyai gejala yang hampir sama, ketiga kondisi tersebut adalah kondisi medis yang berbeda, baik dari penyebab hingga faktor pemicunya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-drop-cap\">Masih banyak orang yang masih belum mengetahui perbedaan dari masuk angin, angin duduk, da serangan jantung. Meskipun gejalanya hampir sama, angin duduk bisa lebih membahayakan daripada masuk angin dan serangan jantung.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, apa bedanya gejala dari tiga&nbsp;keluhan kesehatan ini?&nbsp;Mungkin, sebenarnya&nbsp;ketiga keluhan tersebut hampir sama. Ketiganya dapat&nbsp;menyebabkan nyeri ulu hati atau dada yang bisa menjalar ke leher hingga punggung, keringat dingin, pusing, gangguan pencernaan seperti mual atau sakit perut, bahkan&nbsp;lemas.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, apa sih perbedaan dari ketiga masalah kesehatan&nbsp;di atas?&nbsp;Simak selengkapnya di sini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading anchor-link\" id=\"apa-itu-gangrene\">Masuk Angin<\/h2>\n\n\n\n<p>Masih&nbsp;banyak orang mengabaikan gejala serangan jantung, karena&nbsp;mirip dengan masuk angin. Padahal, masuk angin sebenarnya bukan sebuah penyakit.<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin masih ada negara yang tidak mengenal istilah masuk angin di dalam dunia medis. Akan tetapi di sini, masuk angin sering digunakan untuk menggambarkan masalah kurang enak badan, buang angin, sendawa, perut kembung, dan pegal-pegal, dan lain-lain. Singkatnya, keluhan ini hampir sama dengan keluhan asam lambung atau <em>Gastroesophageal Reflux Disease<\/em> (GERD).<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak yang menganggap penyebabnya karena banyak angin masuk ke dalam tubuh, terutama ketika&nbsp;musim hujan. Padahal, GERD disebabkan oleh&nbsp;melemahnya otot bagian bawah kerongkongan (<em>Lower Esophageal Sphincter<\/em> \/ LES). Saat&nbsp;LES melemah, asam lambung dan isi lambung akan&nbsp;naik ke kerongkongan.<\/p>\n\n\n\n<p>Faktor penyebab&nbsp;GERD beragam, dimulai dari obesitas, usia lanjut, kehamilan, gastroparesis atau skleroderma. Beberapa gejala umumnya seperti mual dan muntah, maag, <a href=\"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/anda-sering-sesak-nafas-jangan-abaikan-kenali-penyebab-dan-cara-mengatasinya\/\">sesak napas<\/a>, dan&nbsp;sering sendawa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading anchor-link\" id=\"apa-itu-gangrene\">Angin Duduk<\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun sama-sama memiliki kata angin, tapi angin duduk jauh lebih berbahaya daripada masuk angin. Akan tetapi, sebagian orang menganggap angin duduk sama dengan masuk angin. Parahnya lagi, banyak juga yang menyepelekan kondisi kesehatan ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam dunia medis, angin duduk disebut dengan&nbsp;angina atau angina pektoris. Kondisi ini ditandai dengan <a href=\"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/nyeri-dada-sebelah-kiri-ini-dia-penyebab-dan-cara-mengatasinya\/\">nyeri pada dada<\/a>, karena otot jantung kurang mendapatkan&nbsp;pasokan darah. Pasokan darah yang kurang tersebut&nbsp;disebabkan oleh penyempitan atau pengerasan dalam&nbsp;pembuluh darah. Hal yang harus&nbsp;diketahui, angin duduk atau angina ini dapat menyerang seseorang secara tiba-tiba.<\/p>\n\n\n\n<p>Gejala angina pektoris biasanya ditandai dengan rasa nyeri pada dada. Pengidap angina akan&nbsp;mengalami nyeri dada hingga menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, dan punggung. Selain&nbsp;itu, ada juga gejala yang lainnya, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sesak napas<\/li>\n\n\n\n<li>Gelisah<\/li>\n\n\n\n<li>Mudah lelah<\/li>\n\n\n\n<li>Merasa nyeri seperti gejala GERD<\/li>\n\n\n\n<li>Pusing dan mual<\/li>\n\n\n\n<li>Keringat berlebih<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading anchor-link\" id=\"apa-itu-gangrene\">Serangan Jantung<\/h2>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/waspadai-penyakit-jantung-koroner-bahaya-tersembunyi-yang-mengintai-kesehatan-anda\/\">Penyakit jantung koroner<\/a> adalah sebuah gejala awal dari <a href=\"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/waspadai-serangan-jantung-pahami-penyebab-faktor-risiko-gejala-pencegahan-dan-penanganannya-di-sini\/\">serangan jantung<\/a>. Akan tetapi, Anda ingin tahu lagi faktor penyebab yang lainnya?<\/p>\n\n\n\n<p>Sebut saja <a href=\"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/waspadai-bahaya-kolesterol-tinggi-ini-pentingnya-menjaga-keseimbangan-kolesterol-dalam-tubuh-anda\/\">kolesterol tinggi<\/a>, <a href=\"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/bahaya-merokok-fakta-dampak-dan-risiko-kesehatan\/\">kebiasaan merokok<\/a>, jarang berolahraga, <a href=\"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/mengenal-hipertensi-tekanan-darah-tinggi-gejala-penyebab-pengobatan-dan-pencegahannya\/\">hipertensi<\/a>, <a href=\"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/hati-hati-diabetes-kenali-penyebab-gejala-penanganan-hingga-pencegahannya\/\">diabetes<\/a>, <a href=\"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/waspadai-obesitas-ketahui-penyebab-dan-dampaknya-yang-mengancam-kesehatan-anda\/\">obesitas<\/a>, hingga stres. Secara singkat,\u00a0faktor tersebut akan membuat\u00a0terganggunya pasokan darah ke otot jantung, sehingga menyebabkan terjadinya\u00a0serangan jantung.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap arteri koroner&nbsp;akan&nbsp;memasok darah ke bagian tertentu di jantung. Adanya penyumbatan darah dapat&nbsp;merusak bagian tersebut. Penyumbatan ini nantinya bisa mengganggu kemampuan jantung untuk memompa darah&nbsp;ke seluruh tubuh. Nah, kondisi tersebut&nbsp;yang berpotensi menyebabkan kematian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ingat, serangan jantung merupakan&nbsp;kondisi gawat darurat medis yang harus segera ditangani. Orang yang mengalami serangan jantung biasanya mengeluh keadaan yang sama&nbsp;dengan masuk angin atau angin duduk.<\/p>\n\n\n\n<p>Masuk angin, angin duduk, dan serangan jantung tidak&nbsp;sama. Meskipun mempunyai&nbsp;gejala yang hampir sama, ketiga&nbsp;kondisi&nbsp;tersebut adalah kondisi medis yang berbeda, baik dari penyebab hingga&nbsp;faktor pemicunya.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/heartology.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Heartology Cardiovascular Hospital<\/a> hadir sebagai pusat layanan jantung dengan tim <a href=\"https:\/\/heartology.id\/dokter-spesialis-jantung-heartology-cardiovascular-hospital\/\">dokter spesialis jantung<\/a> yang berpengalaman dan didukung oleh peralatan medis yang lengkap dan mutakhir untuk penanganan diagnostik, intervensi, bedah jantung dan pembuluh darah, hingga <a href=\"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/detak-jantung-tidak-teratur-kenali-aritmia-sebelum-terlambat\/\">aritmia<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masuk angin, angin duduk, dan serangan jantung tidak sama. Meskipun mempunyai gejala yang hampir sama, ketiga kondisi tersebut adalah kondisi medis yang berbeda, baik dari&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6098,"menu_order":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"content_category":[171,169],"content_letter":[39,70,94],"content_tag":[435,326,405,434,209,402],"class_list":["post-6088","content","type-content","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","content_category-kondisi-medis","content_category-penyakit-dan-kondisi","content_letter-a","content_letter-m","content_letter-s","content_tag-angin-duduk","content_tag-angina","content_tag-gerd","content_tag-masuk-angin","content_tag-serangan-jantung","content_tag-sesak-nafas"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.3 (Yoast SEO v27.5) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Perbedaan Masuk Angin, Angin Duduk, dan Serangan Jantung yang Perlu Anda Ketahui<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Masuk Angin, Angin Duduk, dan Serangan Jantung yang Perlu Anda Ketahui\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Masuk angin, angin duduk, dan serangan jantung tidak sama. Meskipun mempunyai gejala yang hampir sama, ketiga kondisi tersebut adalah kondisi medis yang berbeda, baik dari...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Health Library\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/heartology.id\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-12-01T06:56:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/06\/heartology-cardiovascular-hospital-perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung-1692px-950px.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Masuk Angin, Angin Duduk, dan Serangan Jantung yang Perlu Anda Ketahui","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Masuk Angin, Angin Duduk, dan Serangan Jantung yang Perlu Anda Ketahui","og_description":"Masuk angin, angin duduk, dan serangan jantung tidak sama. Meskipun mempunyai gejala yang hampir sama, ketiga kondisi tersebut adalah kondisi medis yang berbeda, baik dari...","og_url":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/","og_site_name":"Health Library","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/heartology.id","article_modified_time":"2025-12-01T06:56:15+00:00","og_image":[{"width":1536,"height":1024,"url":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/06\/heartology-cardiovascular-hospital-perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung-1692px-950px.png","type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/"},"author":{"name":"Andri Sukma Varoga","@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/#\/schema\/person\/3f0ec029ad3c07df69a6bdc9d5888811"},"headline":"Perbedaan Masuk Angin, Angin Duduk, dan Serangan Jantung yang Perlu Anda Ketahui","datePublished":"2024-06-08T03:30:00+00:00","dateModified":"2025-12-01T06:56:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/"},"wordCount":620,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/06\/heartology-cardiovascular-hospital-perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung-1692px-950px.png","inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/","url":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/","name":"Perbedaan Masuk Angin, Angin Duduk, dan Serangan Jantung yang Perlu Anda Ketahui","isPartOf":{"@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/06\/heartology-cardiovascular-hospital-perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung-1692px-950px.png","datePublished":"2024-06-08T03:30:00+00:00","dateModified":"2025-12-01T06:56:15+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/#primaryimage","url":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/06\/heartology-cardiovascular-hospital-perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung-1692px-950px.png","contentUrl":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2024\/06\/heartology-cardiovascular-hospital-perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung-1692px-950px.png","width":1536,"height":1024,"caption":"Perbedaan Masuk Angin, Angin Duduk, dan Serangan Jantung"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/perbedaan-masuk-angin-angin-duduk-dan-serangan-jantung\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wiki Contents","item":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/content\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Perbedaan Masuk Angin, Angin Duduk, dan Serangan Jantung yang Perlu Anda Ketahui"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/#website","url":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/","name":"Health Library Heartology","description":"Wawasan dan Update Seputar Jantung dan Pembuluh Darah","publisher":{"@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/#organization"},"alternateName":"Blog Heartology","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/#organization","name":"PT Jakarta Pakar Kardia","alternateName":"JPK","url":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/heartology-cardiovascular-hospital-logo-twoline-dark-300x197-1.png","contentUrl":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/heartology-cardiovascular-hospital-logo-twoline-dark-300x197-1.png","width":300,"height":197,"caption":"PT Jakarta Pakar Kardia"},"image":{"@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/heartology.id","https:\/\/www.instagram.com\/heartology.id\/","https:\/\/www.youtube.com\/@HeartologyCardiovascular","https:\/\/www.tiktok.com\/@heartology.id","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/heartologyid\/"],"description":"Heartology Cardiovascular Hospital merupakan pusat unggulan dalam penanganan kondisi kardiovaskuler. Dengan dokter subspesialis berpengalaman yang didukung teknologi canggih dan tim medis berpengalaman.","email":"info@heartology.id","telephone":"(021) 5095 9955","legalName":"PT Jakarta Pakar Kardia","foundingDate":"2023-11-01","taxID":"940878622015000","numberOfEmployees":{"@type":"QuantitativeValue","minValue":"201","maxValue":"500"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/#\/schema\/person\/3f0ec029ad3c07df69a6bdc9d5888811","name":"Andri Sukma Varoga","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1a2ffc4ca3fdf4e97c347754e30e51a5372bdcb34f48203e8063ddf22c91f3a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1a2ffc4ca3fdf4e97c347754e30e51a5372bdcb34f48203e8063ddf22c91f3a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f1a2ffc4ca3fdf4e97c347754e30e51a5372bdcb34f48203e8063ddf22c91f3a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Andri Sukma Varoga"},"sameAs":["https:\/\/heartology.id"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-json\/wp\/v2\/content\/6088","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-json\/wp\/v2\/content"}],"about":[{"href":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-json\/wp\/v2\/types\/content"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6088"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-json\/wp\/v2\/content\/6088\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7360,"href":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-json\/wp\/v2\/content\/6088\/revisions\/7360"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6088"}],"wp:term":[{"taxonomy":"content_category","embeddable":true,"href":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-json\/wp\/v2\/content_category?post=6088"},{"taxonomy":"content_letter","embeddable":true,"href":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-json\/wp\/v2\/content_letter?post=6088"},{"taxonomy":"content_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/heartology.id\/health-library\/wp-json\/wp\/v2\/content_tag?post=6088"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}