Elektrofisiologi

ABLASI ARITMIA

Ablasi aritmia adalah salah satu prosedur penanganan yang dilakukan untuk memperbaiki irama jantung yang tidak teratur akibat penyakit aritmia. Aritmia membuat detak jantung terlalu pelan, cepat atau tidak beraturan. Prosedur ini bertujuan untuk menormalkan detak jantung.

PENGERTIAN ARITMIA

Tanpa kita sadari jantung kita berdetak dalam irama tertentu. Tapi, ketika ada masalah pada produksi impuls atau abnormalitas penjalaran impuls listrik ke otot jantung, maka terjadilah gangguan irama jantung atau dalam istilah medis disebut aritmia. Aritmia bisa berupa detak jantung yang terlalu cepat, terlalu lambat atau tidak teratur. Ketika mengalami aritmia, orang cenderung tidak menyadarinya karena gejala yang tidak spesiļ¬k.

PILIHAN TERAPI ARITMIA

Pada kasus berat, aritmia dapat menyebabkan terjadinya stroke bahkan kematian mendadak. Dulu, satu-satunya cara mengatasi aritmia adalah dengan meresepkan obat- obatan. Tapi pemberian obat pada umumnya tidak efektif, harus dipantau dengan ketat dan memiliki efek samping yang tidak diharapkan. Saat ini ada pilihan terapi lain bagi pasien aritmia, yakni Ablasi Frekuensi Radio yaitu menggunakan sebuah instrumen kecil dengan energi panas untuk menghancurkan sirkuit listrik yang tidak normal penyebab aritmia.

JENIS ARITMIA YANG DAPAT DIATASI DENGAN ABLASI

  • Takikardia Supraventrikular (Supraventricular Tachycardia / SVT) termasuk sindrom Wolff-Parkinson White (WPW syndrome)
  • Takikardia Atrium
  • Kepak Atrium (Atrial Fluter/ AFL)
  • Fibrilasi Atrium (Atrial Fibrilafion / AF)
  • Takikardia Ventrikel (Ventricular Tachycardia / VT)
  • Denyut Ventrikel Prematur (Premature Ventricular Contracfions/ PVC / VES)

HD GRID 3D MAPPING SYSTEM UNTUK ARITMIA

Teknologi terkini untuk pemetaan gangguan aritmia yang menggabungkan pemetaan magnetik dan impedans secara bersama sehingga memberikan presisi dan akurasi yang tinggi dalam melakukan tindakan kateter ablasi.
Benefit :

  • Presisi dan akurasi tinggi pada tindakan kateter ablasi;
  • Hasil klinis lebih baik;
  • Pemulihan lebih cepat;
  • Efektivitas biaya.

TINGKAT KEBERHASILAN ABLASI ARITMIA

  • Secara umum, tingkat keberhasilan bergantung pada jenis dan berapa lama aritmia tersebut telah terjadi. Ablasi jantung dapat mengembalikan irama jantung kembali normal pada 98% - 99% pasien.
  • Pada pasien berusia muda, ablasi frekuensi radio lebih efektif daripada terapi dengan obat.
  • Pada kurang dari 1% kasus, kadang kala pasien membutuhkan alat pacu jantung.

 

KEMBALI KE HALAMAN ELEKTROFISIOLOGI